rata ga rata

kemarin untuk pertama kalinya gue melewati jalan gatot subroto — dari arah semanggi ke arah kuningan – setelah hampir 2 tahun gak pernah lewat situ. betapa kagetnya gue, ketika harus terhonjakhonjak keatas kebawah gara gara melewati tembelan yang tersebar disana sini bagaikan ranjau darat. gak rata.

tembelannya banyak bertebaran di lajur tengah tengah, mungkin ini akibat pembangunan jalur busway. entah.

bener bener susah nyari jalanan yang nyaman untuk dilewati kendaraan seperti motor di jakarta ini. siang aja udah berbahaya, apalagi malem. dimana penerangan jalan pun ala kadarnya, yang gak cukup nerangin jalan yang bahkan lampunya mati - ga nyala.

bus transjakarta dilarang lewat jalur umum

harusnya bus transjakarta dilarang masuk jalur umum, sebagai kompensasi jalur busway dilarang untuk kendaraan laen selain bus transjakarta.

dimana mana sekarang jalur busway lagi dibetulin (dan lagi-lagi secara serempak bersamaan), sehingga bus transjakarta mengambil jalur umum.
walhasil begitu bus lewat dijalur rusak tersebut, serta merta akan memotong jalur umum.

dan! pada jam sibuk, macet jadi bertambah. karena bus tersebut gak kehilangan hak jalurnya. bahkan merampas (lagi) hak jalan orang lain.

kalo mau adil. bus tersebut nggak boleh masuk jalur umum dong!