ngerokok di rumah sakit

apa ya yang ada di benak orang yang ngerokok di lingkungan rumah sakit?

dibeberapa rumah sakit seperti rs budi kemuliaan, dipajang spanduk “dilarang merokok di lingkungan rumah sakit”.
tapi tetep beberapa orang ada yang terlihat merokok di deket parkiran.
terlihat pula seorang pria (suami?) yang mengantar wanita hamil (istrinya?) sambil ngerokok berjalan ke dalam gedung rumah sakit.

lalu ada pula di rumah sakit yang nota bene adalah rumah sakit jantung — dimana jantung adalah penyakit yang ditengarai bakal diderita perokok — seperti di rs jantung harapan kita. para pengunjung/pembezoek malah dengan serta merta merokok di pintu masuk gedung!

mana tuh ya? larangan merokok di lingkungan publik. aturan ya aturan aja, yang melaksanakan aturan kadang pilah pilih mana yang dia suka

unrelated news: kalo sakit jantung jangan di rumah sakit
berita tersebut menceritakan kemungkinan hidup orang yang terserang penyakit jantung di kasino atau bandar udara lebih tinggi jika terserang penyakit jantung di rumah sakit

hari kedua kerja

setelah nyaris semingguan lebih libur lebaran, sehingga mengakibatkan jakarta lumayan sepi. hari senin kemarin 22 oktober 2007, dimulailah lagi hari kerja/sekolah normal.

senin itu, perjalanan gue ke kantor dengan pake motor lumayan ‘agak’ lancar. dikarenakan banyak nya petugas polisi yang berjaga di berbagai persimpangan yang selama ini menjadi sumber kemacetan. seperti di persimpangan galur, persimpangan senen dan persimpangan cikini/salemba.
dengan berjaga jaganya para petugas polisi itu, membuat angkot / metromini / bus yang ngetem di persimpangan-persimpangan tersebut di usir.
hal ini jelas membuat jalanan lebih lancar, walaupun tetep padet.

tapi, apa yang terjadi pada hari selasa 23 oktober 2007, hari ke 2 setelah libur lebaran. sama sekali gak ada polisi di persimpangan-persimpangan yang gue sebut tadi. walhasil kemacetan pada jam 6.30-an pagi pun ga terhindari.

mbo` ya kalo negakin peraturan itu konsisten, lah! kalo cuma sehari doang mah gak ada hasilnya.