jebakan betmen pejompongan

sewaktu pulang dari RS pondok indah, gue menempuh jalan arteri pondok indah ke arah pejompongan dan terus ke menteng.
waktu itu hari hujan, dan sudah malam. lalu lintas selepas patal senayan & permata hijau tidak terlalu ramai.

ketika sampai di rel kereta (yang dibawah jembatan layang), gue melihat mobil di depan gue berhenti, dan setelah diperhatiin, ternyata di depan mobil itu ada motor yang terjatuh. gue berempati, kasihan, kenapa ya?, pas gue melewati rel, dan tiba-tiba motor gue oleng. reflek gue me-rem dengan rem depan, huah! malah tambah kepleset. kaki gue langsung mencoba menjejak supaya tidak terjatuh.

alhamdulillah gue gak jatuh, tapi pergelangan kaki gue sakit, karena menjejak aspal dengan keras.

ternyata, motor yang di depan itu jatuh, tampaknya dikarenakan hal yang sama yang hampir mengakibatkan gue jatuh, yaitu rel kereta yang licin, ditambah dengan sudut antara rel dengan jalanan membentuk sudut sekitar 45° , sehingga ketika ban motor melindas rel kereta, karena licin, akhirnya gripnya ga ada sehingga oleng.
dan ketika oleng, orang akan reflek me-rem, dan karena kaki gak pada posisi yang pas, akhirnya me-rem dengan rem tangan.
walhasil, karen nge-rem pakai rem depan, semakin tidak terkendali,  karena jalan licin dengan rem depan bukan lah hal yang pintar untuk dilakukan. setang motor akan terpuntir, dan jatuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s