elo pelan, gue salip. elo berenti, gue salip

14 July, 2009 § 2 Comments

di jakarta ini semua orang bisa dibilang gak sabaran.
ketika berkendara, dan didepannya ada kendaraan yang memelan, langsung aja ancang-ancang menyalip kendaraan tersebut.

kalo menyalipnya dengan penuh perhitungan sih mungkin masih dimaklumi, tapi kalo nyalipnya tiba-tiba, mendadak, sradak-sruduk, jelas-jelas membahayakan bagi dirinya sendiri dan juga pengguna jalan yang lain.

banyak cerita cerita menyeramkan yang terjadi karena menyalip tanpa perhitungan, tanpa tahu apa yang ada di lajur samping, tanpa tahu apa yang sedang melaju dari belakang, tanpa tahu apa yang ada didepan, tanpa tahu kenapa kendaraan didepan tiba tiba memelan atau berhenti.

seperti yang diceritakan yasin, dia bercerita di sebuah persimpangan, angkot didepannya tiba-tiba saja berhenti. dan seperti kebanyakan orang, yasin langsung ancang-ancang untuk mengambil lajur sebelahnya. ternyata niatnya itu sudah lebih dulu dilakukan pengendara motor dibelakangnya.
motor tersebut menyalip, tanpa tahu bahwa angkot tersebut berhenti karena lampu lalu lintas di persimpangan itu merah. walhasil motor yang menyalip itu bablas dan terjadilah kecelakaan.

atau juga, ada cerita seorang pengendara motor, yang berniat menyalip sebuah bus yang tiba tiba berhenti, tapi ternyata disebelah kanan bus tersebut ada lubang jalanan yang lebar, terperosoklah si pengendara ke lubang itu, dan ketika terjatuh, ada kendaraan lain yang melintas melindas orang tersebut.

selain cerita menyeramkan, banyak juga cerita tolol seperti yang sering terlihat di persimpangan lampu merah yang banyak dilakukan oleh pengendara motor, tapi juga tidak sedikit pengemudi mobil yang melakukannya.
yaitu berhenti disamping kendaraan lain yang sedang berhenti. kenapa juga tidak berhenti dibelakangnya? entah.

untuk persimpangan yang ada lajur kekiri boleh langsung, ini jadi kesialan tersendiri untuk kendaraan lain yang antri mau belok kiri. karena lajur paling kiri diserobot kendaraan untuk berhenti.
atau, seperti pada persimpangan gunung sahari – dr. sutomo, untuk yang berbelok kekanan, dipagi hari, volumenya lumayan banyak untuk berbelok ke dr. sutomo. ada 4 lajur + 1 jalur busway.
dua yang paling kanan, sudah pasti untuk kendaraan yang hendak belok kanan. tapi apa lacur, lajur ketiga dari kanan, yang seharusnya merupakan lajur untuk lurus, diokuptasi oleh pengendara motor dan/atau mobil yang hendak belok kanan.
sementara untuk yang lurus, lampu lalu lintasnya hijau, dan yang belok kanan masih merah.

Advertisements

Tagged: , ,

§ 2 Responses to elo pelan, gue salip. elo berenti, gue salip

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading elo pelan, gue salip. elo berenti, gue salip at Jakarta's byte bite.

meta

%d bloggers like this: