pasar kebayoran lama

kemarin menyambagi sebuah lokasi yang gue ga yakin apakah yang gue jelajahi kemarin itu pasar kebayoran lama, apa cuma sejenis pasar yang ada di kebayoran lama, gue ga yakin persis.

sebelumnya naik commuterline, dan turun di stasiun kebayoran.

gedung stasiun kebayoran tampak megah menawan mentereng, namun bisa dibilang jadi seperti menara gading.
karena selangkah dari pintu pagar stasiun maka akan langsung dihadapkan kepada realita.

plang nama stasiun kebayoran
setasiun kebayoran

ketika melangkahkan kaki keluar stasiun yang mengarah ke barat (sisi kanan rel arah serpong) langsung didapati jalanan sempit, mungkin bisa dibilang gang.

melipir terus bersisian dengan motor motor, langsung mandeg tidak bisa meneruskan berjalan kaki, klakson motor saling bersahutan, ada mobil yang tidak bisa membelok, karena terhalang oleh motor yang parkir. motor di kedua arah mampet. entah apakah ini jalanan dua arah apa memang sesuka sukanya pengemudi motor untuk melawan arah arus.

setelah beberapa waktu berdiri ga bisa melangkah, akhirnya lolos juga setelah mencoba menyelinap menyalip beberapa motor.

setelah lolos dari stuck gridlock motor-motor tadi, terlihat beberapa lapak dan toko berada di jalanan di bawah flyover

bawah fly over kebayoran
di bawah flyover

pedangang baju, pedagang burung, pedagang asesoris, pedagang perlengkapan dapur, pedangang macam-macam.

alih-alih mengikuti jalan, gue membelok ke sebuah gang.
ternyata pada gang ini barang yang dijual lebih ajaib.
ini kaya’nya lapak-lapak barang loak, barang bekas.
ada baterei henpon, ada patung-patung mungil, tv, dan baju serta batu akik.

walaupun merasa aneh dengan berbagai jenis barang-barang yang dijual di sini, kemungkinan memang besar ada pembelinya. kalau engga, pasti lapak itu mungkin sudah lama ga berjualan

sekilas melihat kusut dan kumuhnya, gue ga tau apa sebelumnya ada penataan, pengaturan oleh pemda dki di lingkungan sini.

tapi ya itulah salah satu anomali di perekonomian. semakin kusut semwarut macet sebuah lokasi, semakin banyak pembeli, dan juga semakin banyak penjual.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s