bertaruh nyawa

berapa banyak nyawa yang dimiliki oleh orang jakarta demi pekerjaannya?

kirain gedung-gedung jakarta sudah menerapkan sistem keamanan,atau K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) atau HSE/SHE (health and safety environment). ternyata ada yang belum.

dan kagetnya yang belum menerapkan adalah salah satu gedung iconic di jakarta, yaitu gedung sarinah.

serem banget ngeliat orang bergelantungan di tali untuk membersihkan bagian luar gedung.
pakai gondola aja sudah serem, apalagi ini yang cuma bergantung pada hanya tali.

bahaya dan kelalaian, itu udah kaya’ teman akrab, ga lepas.
entah pengelola gedung, entah subcontractor pembersih gedung, entah petugasnya.
tapi yang namanya nyawa itu sebisa mungkin dijaga, cuma satu-satunya, jangan diumbar, kecuali elo tokoh di permainan dingdong yang setiap insert coin bisa continue.

Advertisements

unwanted

Bapak ini tersenyum ketika gue mendekat. gue pengen tahu dia jual barang apa saja.
dalam hitungan detik, gue bisa menyimpulkan kayanya ga ada barang yang gue anggap perlu di lapaknya bapak tersebut.

si bapak serta merta menawarkan barang-barangnya, yang ketika ada orang yang nanya beberapa barang gunanya apa, beliau bilang “tidak tahu”.

hmm, semoga laku ya pak 

taman suropati

salah satu taman yang terkenal di jakarta adalah taman suropati. taman ini berada di daerah menteng. untuk ukuran jakarta, taman suropati bisa dibilang standar ukurannya, tidak besar dan tidak kecil, namun pengunjung taman ini yang lumayan banyak

beberapa waktu lalu, taman ini selalu ramai di sore hari tiap hari, apalagi di hari libur.
tapi semenjak penertiban tidak boleh parkir di seputaran taman, sekarang ini tampaknya hanya ramai di saat hari libur.

karena seputaran taman dilarang parkir kendaraan, maka untuk parkir bisa di seputaran masjid sunda kelapa, lalu kemudian berjalan kaki sedkit ke taman.

banyak aktivitas yang bisa dilakukan di taman suropati ini, dari mulai piknik, olah raga, bermain dan berlatih musik atau cuma sekedar duduk duduk menikmati suasana.

pedang-img_20161002_103033_1-crop
olahraga ‘berpedang’

kalau beruntung, kita bisa mendapatkan sekelompok orang sedang berlatih musik menggunakan biola.
seengak-enggaknya ‘hiburan’ bernuansa klasik bisa didapat dengan gratis.

 

 

kalau hanya sekedar berkunjung, pastikan membawa bekal, karena sekarang ini sudah tidak ada lagi penjual makanan di dalam dan seputaran taman.
kalau dulu dari bakso sampai siomay pink bisa dibeli di tempat.

untuk minum, jika tidak bawa sendiri, masih mungkin dibeli di mas mas starbike , bisa pesan es teh manis, nutrisari dan tentu saja kopi.

penjual-img_20161002_114842-crop
penjual minuman

starbike ini plesetan dari gerai kopi starbucks, karena penjual kopi keliling ini menggunakan sepeda.

 

Bandara Halim Perdanakusuma

Bandara Halim Perdanakuma merupakan bagian dari Lanud Halim Perdanakusuma, yang merupakan lapangan udara militer.
selain untuk kepentingan militer, juga dipergunakan untuk kepentingan bisnis/pribadi dan pemerintahan, misal: artis luar negeri atau pejabat pemerintah negara lain atau perusahaan konsultan minyak.
baru pada tahun 2014 bandar udara ini diperuntukan juga untuk penerbangan komersial umum, sehingga saat ini ada beberapa maskapai yang beroperasi di bandara ini, diantaranya batik air dan citilink.

letaknya yang masih di dalam jakarta, membuat bandara halim bisa jadi opsi keberangkatan atau kedatangan yg lebih dekat, dibanding ke dan/atau dari bandara soekarno hatta tangerang.
dan sebagai secondary airport untuk jakarta, tiket pesawat untuk keberangkatan/kedatangan di bandara halim rata-rata bisa didapat lebih murah.

sebagai bandara yang sudah berdiri lama, bandara ini cukup cepat beradaptasi dari bandara terbatas menjadi bandara umum, misalnya dengan tersedianya layanan dan fasilitas publik seperti restoran, taksi.

restoran
restoran di HLP
alley to boarding room
menuju boarding room HLP

ketika menuju boarding room, mengingatkan akan setasiun senen, yaitu harus turun lalu untuk naik lagi.
kalau sedang membawa bagasi kabin yang isinya penuh, lumayan terasa ditenteng tangan ketika turun naik tangga.

img_20160912_100010

di ruang tunggu keberangkatan ada gerai starbucks dan reflexology, serta executive lounge susi air.

oh iya, yang tadi adalah boarding room citilink.
sementara untuk yang batik air mempunyai boarding room berbeda.

karena posisi ruang tunggu ini selevel dengan landas pacu, maka bisa dipastikan tidak ada garbarata untuk ke/dari pesawatimg_20160912_105619

pastikan nengok kanan kiri sebelum menyeberang, siapatau ada pesawat lewat :D

 

taman puring

jaman gue sma berapa (puluh?) tahun lalu, taman puring itu gue taunya adalah pasar di mana elo bisa beli barang-barang (mis: sepatu) dengan harga murah.

jadi yang tertanam di benak gue, taman puring itu adalah nama pasar.

tapi baru belakangan ini gue akhirnya sadar, bahwa taman puring itu adalah nama taman, bukan nama pasar.
pasarnya memang terletak di samping taman puring.

gue sebagai manusia biasa ya penuh kekurangan, wajar dong ga tau.
tapi ajaibnya, google map pun tidak menampilkan taman puring dengan layer sebagaimana taman. kosong aja

taman puring Screenshot from 2016-09-03 05:49:20
google map taman puring

 

jadi akhirnya menyempatkan mampir ke taman ini.

di salah satu sisi, ada kolam kecil dengan patung (?perunggu) di tengahnya. udah bulukan, cat terkelupas, trus ada lah kain, entah kain apa, nempel di patungnya (can you spot the piece of cloth in this picture below?)

IMG_20160823_082704

di sisi lain, ada arena anak-anak bermain panjat-panjatan. tapi ya harap maklum, letaknya outdoor, jadi ya kotor.
IMG_20160823_082854

dan ada satu spot di mana bisa pijat relfeksi kaki dengan melangkah di jalan setapak berkerikil.

IMG_20160823_082955
pijak kaki refleksi

ah iya, dilarang melakukan kegiatan asusila di taman ya :D

IMG_20160823_083400
rambu di taman

 

 

 

 

penghalang parkir

mendengar cerita kalau ada orang yang memasang pot pot besar di depan rumahnya, dengan tujuan supaya tidak ada mobil yang parkir di situ.

dari sisi etis ga etis, kalau di dalam kompleks atau lingkungan perumahan, tentu tidak etis memarkir mobil di depan rumah orang. apalagi kalau ternyata jalannya sempit yang muat mobil papasanan itu mepet.

tapi di beberapa lingkungan jalanan yang lebih umum pun, banyak penghalang parkir seperti pot bunga, cone, atau bahkan beton ber-rantai diletakkan di jalanan untuk menghalangi orang parkir.

beton berantai
beton berantai penghalang parkir
cone
cone

dari segi estetika pun, penghalang jalan ini bikin tidak sedap dipandang mata, dan menaruh penghalang-penghalang parkir ini justru mempersempit jalanan.

tapi ya itu, karena orang sini memang kebanyakan tidak ada sopan santunnya memarkir. apapun diparikirin, tidak peduli kalau dia bikin jalan jadi sempit dan macet, atau menghalangi kendaraan untuk keluar masuk.
atau ga ada otaknya, jika di depan pagar sebuah rumah dipasangi tulisan dilarang parkir di depan pagar, eh malah parkirnya di sisi seberangnya.

dan juga biasanya di tempat umum, sudah dipasang rambu dilarang parkir, tapi tetap saja markir di sana.

 

 

menutup jalan

dalam urusan menutup jalan, kalau mau diadakan riset/sensus, mungkin orang jakarta masuk peringkat pertama dalam hal ini. 

ketika kendurian, ibadah, acara tingkat RT sampai tingkat kenegaraan. pokoknya: tutup jalan. 

sudahlah nutup jalan,  pengaturan,  koordinasi,  informasi -itu pun kalau ada – sangatlah tidak memadai.
orang sudah keburu terjebak kemacetan yg dikarenakan penutupan jalan yg dilakukan. 

untuk tingkat RT,  penutupan jalan karena kendurian,  biasanya dilandasi penekanan biaya. pernah terdengar kabar kalau ahok mengijinkan balai kelurahan untuk dijadikan lokasi kendurian, tapi entah pelaksanaannya bagaimana.

dan di lingkungan RT di jakarta sudah sangat susah ada lapangan terbuka (yg merupakan fasus/fasum).
semua tanah kosong sudah berubah jadi rumah atau minimal lahannya dilingkupi pagar.

di hari kemerdekaan 17 agustusan adalah hari terparah karena tiap RT mengkapling jalanan untuk dijadikan acara lomba. tidak ada koordinasi, walhasil warga yg hendak beraktivitas tidak bisa keluar lingkungan,  karena semua jalanan ditutup. 

‘beruntung’ bagi yang tinggal bukan dipemukiman padat,  anda sedikit terbebas dari masalah ini