jalanan satu arah

salah satu ruas jalan yang berubah dari 2 arah menjadi hanya 1 arah, adalah jalan sabang (yang nama resminya jalan H. Agus Salim).

arus lalu lintasnya jadinya tidak ada buffer untuk yang datang dari arah persimpangan sabang – wahid hasyim. sehingga lalu lintas terlalu lancar sehingga orang susah untuk menyeberang.

orang baru bisa menyeberang ketika kondisi clogging karena ada kendaraan yang hendak / keluar parkir

jalan sabang

situasi lalu lintas di jalan sabang

dan menurut beberapa rekan yang memang sehari-hari mengetahui kondisi jalan sabang ini. pengalihan lalu lintas dari 2 jadi 1 arah sama sekali tidak terasa bedanya. ramai ya tetap ramai, macet ya tetap macet.

jalanan tembel sulam ala loro jongrang

beberapa lalu ada berita mengenai Kadis PU yang diancam ahok, kalo kerjanya ga beres maka desember (2013) dia bakal dimutasi.

nah, beberapa hari belakangan ini gue merasa takjub akan banyaknya jalanan yang baru dapat tembelan aspal. wuih, jangan-jangan ini gara-gara ancaman ahok ke kadis PU itu.

hmm.. kalo kerja karena terancam, gue rasa hasil kerjaannya ya temporer, ga permanen, yang penting kelihatan hasil.

gue saranin sih supaya ahok ambil tindakan tegas, ga perlu ngancem-ngancem.
ya contohnya kaya’ gini. kaya’ kesetanan, banyak ruas jalan yang tadinya berbulan-bulan bolong ga jelas, sekarang dapat tembelan aspal. kerja sesaat. gak menyeluruh.
cuma ditembel, gak diperbaiki. liat aja nanti beberapa bulan lagi, pasti ancur deh tuh tembelan.

lagian, kalau ada bos yang nyalahin anak buahnya yang kerjanya ga beres, itu sih bos yang pinter menjebloskan anak buahnya. yang namanya kerjaan anak buah, ya tanggung jawab si bos dong. kenapa kerjaan anak buahnya jelek, atau bahkan sama sekali ga (di)kerja(in).

pelan, di kanan

gue cuma bisa ngereply ketawa miris ngeliat tweet nya @kramput.

tapi tweetnya kramput itu salah satu inshight yang baru pertama kali gue ‘denger’.

entah kenapa orang jakarta demen banget jalan pelan, di kanan pula, di jalan tol apalagi.
entah deh ga ngerti kalo di kanan itu hanya untuk yang mendahului, atau berkecepatan tinggi

kalo di tol, udah dikasih lampu sen kanan dari belakangnya, cuek aja.
dikasih lampu dim, masih cuek,
dikasih klakson pun masih cuek,
emang pinter deh.
http://rahard.wordpress.com/2011/04/01/diajarkan-yang-buruk/#comment-77925

ginilah kalo ngambil SIM nya cuma duduk nunggu foto terus bayar.
walaupun gue juga ga jauh beda. tapi gue mencoba belajar dan mengerti serta memahami rambu.

persimpangan pejompongan


di jakarta bisa dibilang sama sekali tidak ada persimpangan yang menyenangkan. hampir semuanya menyebalkan.

salah satu persimpangan yang menyebalkan, jika persimpangan itu ternyata ada di bawah kolong flyover. karena bisa dipastikan jalanan yang dilalui pasti sempit dan berbenturan dengan arus lalu lintas lain.

contohnya adalah persimpangan pejompongan menuju KH Mas Mansyur. dari arah pejompongan laur yang terpakai bisa satu lajur, dua, bahkan tiga. tapi begitu masuk ke arah Mas Mansyur, lajur yang tersedia hanya satu.
walhasil, serabutan, dan selak-selakan.

kemudian, ketika lalu-lintas berganti lampu jadi hijau, walhasil, antrian kendaraan yang menyempit sepeti leher botol ini menghalangi. ujung-ujungnya lampu lalu lintas yang sudah berwarna merah pun diterobos.

galian [ditambal, jadi] singset

banyak pekerjaan gali galian di jalanan jakarta, entah itu gali kabel pln, gali pipa pam, dan yang paling sering akhir akhir ini adalah galian fiber optik.

berbagai teknik dilakukan untuk acara gali galian tersebut. ada yang ngegali sepanjang jalan, ada juga yang ngegali pertitik, tapi banyak.
namun ketika selesai ngegali, dan diuruk lagi, gak langsung dirapihin. kadang lobang itu terbengkalai beberapa minggu dengan hanya diurug dengan tanah liat atau tanah sisa galian.

setelah berapa minggu, barulah di aspal.
sekilas ga ada yang salah dengan penembelan aspal tersebut, selain agak menonjol dari bidang aspal yang bukan galian.
tapi tunggu beberapa minggu, aspal tambalan tersebut akan sedikit (mungkin juga bisa agak banyak) ambles.

setelah ngobrol dengan mujianto yang iseng gue tanyain kenapa aspal yang menjadi tambalan lobang itu ambles, gue mendapat kesimpulan.

  • kontraktor nya mau cepet aja, sehingga tanah untuk menimbun hanya dilakukan perataan sekali aja.
    menurut mujianto, seharusnya tiap beberapa sentimeter dilakukan perataan, jadi gak sekali gus bruk, dimasukin, trus diratain.
    harusnya, (misal) tiap 30 centimeter tanah dimasukkin ke lobang, terus di ratain, setelah itu masukkin lagi tanah 30 cm, diratain lagi, sampe lobang penuh.
    ngeratainnya harus bertahap
  • kontraktornya dibayar (tendernya) murah. sehingga kerja asal asalan
  • dari Departemen PU nya emang ga ada instruksi untuk kerja yang bener.

kolong semanggi

untuk pengguna kendaraan roda dua dan bus dilarang untuk melewati kolong semanggi yang menuju blok m dan sebaliknya — untuk bus ada jam yang boleh, malam hari dan subuh. jadi kendaraan roda dua dan bus tersebut harus melewati kolong semanggi yang sebelah pinggir, yaitu mengambil jalur lambat dan agak belok ke kiri [menuju gatot subroto] dan gak berapa jauh ada belokan kekanan.

bisa dipastikan nyaris dua kali seminggu gue akan selalu melewati kolong semanggi pinggir tersebut, dari arah thamrin menuju senayan, untuk ke tempat client.
ujung kolong semanggi pinggir ini banyak lobang yang bisa bikin motor berajrut ajrutan. sehingga harus agak perlahan setelah masuk ke kolong itu.

3 mingguan sebelum pergantian tahun dari tahun 2007 ke 2008, agak mengejutkan, ternyata lobang lobang di pintu masuk kolong tersebut sudah ditambal dan dilapis aspal ulang, bahkan sampai beberapa meter ke depan. wah, kemajuan nih, ada yang merhatiin kolong ga jelas ini.

berhubung banyak hal yang harus ditangani di kantor, barulah seminggu setelah awal tahun 2008 gue ketempat client lagi. dan dengan pede nya gue agak kenceng ketika setelah melewati pintu kolong semanggi tersebut. dan kaget sekali gue dan dengan sangat cepat mengurangi kecepatan motor gue, karena yang tadinya teraspal rapi sekarang berubah jadi arena off-road bergelombang berbukit. banyak aspal yang melendung disana sini.

gila! PU ini ternyata ngaspal jalan pake tepung terigu kaya’nya! kalo pake aspal yang bener harusnya gak dalam waktu 4 minggu udah berubah bentuknya tu aspal.

addtitional: tanggal 27 desember 2007, jalanan di tanah abang blok A diaspal ulang demi kedatangan ibu negara. dan kemarin 7 januari 2008, jalanan tersebut sudah mulai berlobang kembali!