martabak pecenongan 65a

kalau nge-google: martabak terkenal di jakarta, salah satunya akan mencantumkan martabak pecenongan 65a.

dari sehari sebelumnya terbayang-bayang kepingin makan martabak, maka ketika sore hari berikutnya ternyata hujan, sudah mau cancel aja lah nyari martabak.
tapi ternyata dalam perjalanan pulang, hujan tidak merata, dan lokasi seputaran jakarta pusat sudah selesai hujannya.

tadi rencana hanya akan beli di martabak langganan dekat rumah, tapi kemudian berubah pikiran, kenapa ga nyoba martabak yang katanya tenar di jakarta. salah satunya martabak pecenongan 65a ini.

berbelok ke jalan pecenongan dari arah jalan veteran, terlihat ada satu tenda penjual martabak.
setelah berhenti di depannya, lho, koq namanya martabak pecenongan 43?
beda kali ya.
lalu coba jalan pelan-pelan, dan akhirnya ketemu juga tokonya. yup, toko, bukan sekedar tenda/gerobak di pinggir jalan.

img_20181204_174459
martabak pecenongan 65a

masuk ke toko, celingak celinguk, ga ada yang nyapa “mau pesan apa?” atau sejenisnya. ini udah buka belum sih? memang terlihat sepi, dan cuma ada 1 gojek yang lagi markir.

akhirnya nanya ke mas yang lagi bolak balik lewat, “udah bisa pesan martabak?”, dijawab “bisa, pesan ke kasir dulu.”

kasirnya, pakai POS kekinian, yang model aplikasi di tablet, sudah bukan pakai mesing cash register. setelah bayar, ga ada informasi apapun, apakah struknya gue kasih ke siapa atau bagaimana, jadi ya clingak clinguk lagi, sementara kasirnya berubah menjadi cleaning service, nyapu.
jadi ada 2 toko sebelah-sebelahan, nah ini toko yang ada kasirnya lagi beberes, entah kenapa (padahal khan melihat spanduk tertulis sudah buka dari jam 11 sampai tengah malam), padahal kalau mau tutup juga masih lama, dan kalau baru buka kenapa spanduknya ditulis buka dari jam 11.

setelah nunggu di pinggiran, ooh ternyata kasirnya yang bawa catatan pesanan ke pemasak martabaknya.

pas lagi nunggu gitu, gue melihat, lah koq ada kulit martabak warna nge-pink gitu,

martabak pink
martabak pink

setelah gue liat liat menunya, ternyata memang ada opsi mau milih adonannya apa. ada green tea, red velvet, pandan, talas, dan kopi. wah tau gitu pas mesen rasa adonan lain.

toping martabak
adonan

akhirnya martabak keju pesenan sudah jadi, waktunya pulang.

sampai rumah, langsung buka kotak martabak, dan comot 1 potong. hmm. kenapa rasanya biasa saja. ekspektasi gue yang ketinggian apa gimana? yah mungkin bisa coba lagi di lain waktu dengan topping yang berbeda.

Advertisements

rambu digital berlebihan

rambu penunjuk arah yang digital ini sungguhlah suatu yang berlebihan.

  • karena yang animated cuma panahnya doang. apa gunanya?

harusnya, kalo mau animated ya, lokasi yang dituju tampil bergantian, misal scbd, blok s, blok m, senopati. bukan hanya panahnya yg gerak gerak, itu mah ga penting

  • boros listrik, dan juga kalo ga ada listrik ya mati dunk ya, ga tampil apa apa.

mbo’ ya kalau nyiapin anggaran yang moderen itu yang ada fungsinya juga, bukan cuma kosmetik

Atlantis Ancol

nama resmi Atlantis Ancol adalah Atlantis Water Adventure, yang dahulu bernama Gelanggang Renang Samudra.

Atlantis ini merupakan kolam renang yang mempunyai anjungan permainan seperti perosotan – luncuran, kolam arus, kolam ombak, kolam bola, dan kolam permainan anak-anak.

berlokasi di Ancol, membuat kalau hendak berenang di sini terkena biaya masuk Ancol. sebuah cost extra untuk menikmati water park dibanding water park lain yang hanya bermodalkan tiket masuk kolam, plus biaya parkir.

IMG_20180707_154312.md.jpg
harga tiket masuk saat ini, Juli 2018, adalah Rp200.000,- per kepala

IMG_20180707_143613.md.jpg
IMG_20180707_150616.md.jpg

IMG_20180707_150737.md.jpg

beberapa wahana sangat memuaskan terutama seluncuran, ada dua seluncuran yang letaknya agak berjauhan. jadi puas-puasin dulu di satu seluncuran sebelum pindah ke seluncuran yang satu lagi.

wahana lain, kolam permainan anak, dan kolam bola.
yang letaknya juga berjauhan. sehingga jika sudah di satu kolam, mendingan puas-puasin dulu aja.
ketika kemarin berenang di sana, kolam bola, tidak sepenuh seperti yang di foto. jadi bola-bolanya sudah tinggal kurang dari separuh kolam.

dan kolam ombaknya berlantaikan semen yang dibentuk tajam-tajam, sehingga berpotensi luka.

kolam ombak ini dikelilingi dengan kolam arus, jadi ketika waktunya ombak dinyalakan, efeknya juga terasa ke kolam arus.

jika dibanding water park yang lain, memang tidak banyak wahananya.

dan ruang bilas pria, slot pintunya semua sudah rusak, jadi tidak bisa dikunci. :(

mie ayam gondangdia

sudah sering dengar beberapa kali mengenai mie gondangdia ini, akhirnya berkesempatan juga menjajal bakmi ini.

img_20180513_135011

berlokasi di samping rel di antara stasiun cikini dan stasiun gondangdia, jadi notabene lokasinya sih di cikini. tapi kalau tidak salah aslinya memang berlokasi di dekat stasiun gondangdia.

img_20180513_135136sayang seribu sayang, gue gagal memfoto mie nya :D
karena waktu itu memang sudah lewat jam makan siang sehingga dikarenakan lapar yang mendera akhirnya langsung santap, apalagi waktu untuk pesan dan waktu datangnya pesananan lumayan agak lama.

jadi tidak terlalu disarankan untuk orang yang buru-buru, mungkin karena pengunjung yang selalu ramai serta waitress yang gak terlalu banyak, sehingga membuat waktu pemesanan dan datangnya makanan lumayan berjarak., walaupun ini sudah dibantu pos (point of sales application).

dari rasa mienya, rasanya mungkin memang lebih tasty,
tapi untuk jumlah ayamnya, sangat sedikit dibanding dengan jamurnya. oh iya pesanan mie tampaknya otomatis langsung mendapatkan topping jamur.

setelah tandas, rasanya masih lapar, namun mengingat harganya yang berkisar 25000 per porsi, akhirnya menahan diri :D

oh iya kalau di google, namanya mie ayam gondangdia.

LRT

sudah lama ga melintas rasuna said, wuih, tiang-tiang LRT-nya sudah mulai dipasangi track/jalurnya.

lalu kemudian melihat sekilas spanduk LRT JADEBEK. oh, jadi Tangerang tidak ikutan tercover proyek LRT ini?

img_20180529_095916

btw, sewaktu proyek MRT, tiang-tiang mereka itu sempat dilakukan stretch test dengan menimbun lokasi tempat tiang dengan berbalok-balok beton. tapi ketika LRT ini koq kaya’nya ga liat ada stretch test seperti itu ya.

nah di kuningan ini, sayangnya tiang-tiang MRT ini ga dicabut, jadi nyampah aja :(

travel time

berapa waktu yang dibutuhkan oleh seorang pegawai di zona utara jakarta, ke zona selatan jakarta tanpa kendaraan pribadi?
gue kemarin mencoba menggunakan angkutan umum, sekitar 3 jam.

timeline ke kantor

sekitar jam 7.30-an gue naik metromini. padahal itu hari kerja biasa. namun metromini sangat lengang. bahkan tidak ada kondekturnya.

kekhawatiran gue akhirnya terjadi, metromininya sebelum sampai terminal sudah putar balik.
karena ga ada keneknya, bayarnya ke sopir. untung sopirnya ada kembalian uang 6000 dari uang sepuluh ribu yang gue sodorin.

sementara gue turun, beberapa penumpang tetap bertahan sambil ngedumel kenapa ga diterusin ke terminal.

lalu sambung jalan kaki ke halte transjakarta. eh salah naik :D gue sangka biarpun arahnya sama akan menuju tujuan yang sama, ternyata tidak. maka, turunlah di halte transjakarta juanda. tadinya mau nyambung ke arah tujuan. tapi melihat membludaknya isi halte, akhirnya mutuskan untuk naik kereta.

jalan ke stasiun juanda melewati jembatan penyeberangan yang ajaib, karena mirip tambal sulam,

setelah menunggu sebentar, kereta ke arah manggarai datang. tidak ada kesulitan berarti akhirnya turun di manggarai, dan bertanya mana kereta yang ke tanah abang. yang memang sudah diinfokan ada di salah satu rel sedang menunggu.

setelah naik, tidak berapa lama berangkat menuju tanah abang.

kondisi transit tidak separah di hari libur yang mana para calon penumpang yang akan naik sangat brutal.

setelah sampai di setasiun tujuan, dilanjutkan dengan berjalan kaki,

putri duyung cottage

dapat undangan untuk menghadiri resepsi pernikahan di putri duyung cottage ancol. hal pertama yang terbayang adalah biaya masuk ke ancolnya. ternyata sebagai undangan, tinggal tunjukkan undangan, maka bebas dari membayar 25ribu rupiah per kepala, serta 25.000 per mobil.

dengan mengandalkan papan arah, akhirnya sampai juga di putri duyung cottage ini.
buat yang belum pernah ke ancol, ancol itu luuuuasss bangget, menurut wikipedia, sekitar 552 hektar. jadi kemungkinan elo nyasar sangat besar.

acara resepsi dilakukan di ballroomnya yang bernama candi bentar. ruangannya sungguh luas, jadi untuk resepsi yang memerlukan acara adat sangat memungkinan.

ballroom-nya mempunyai sisi outdoor yang langsung berhadapan dengan pantai. namun pantai di sini adalah pantai terjal, sehingga di bagian outdoor ini dibatasi pagar dengan pantai.

dari bagian outdoor ini juga ada dermaga, dan di ujung dermaganya ada gazebo. biasanya untuk acara pernikahan, maka gazebo ini dijadikan lokasi akadnya.

IMG_20180216_165132-PANO.jpg

di sisi sebelah dermaga, ada kolam renang kecil untuk yang ingin berenang. ada dua kolam, kolam anak kecil dan kolam dewasa. uniknya kolam renang ini berbentuk kapal laut.

IMG_20180216_163049.jpg

sebagaimana namanya, utamanya orang datang ke putri duyung cottage ini adalah untuk menginap di cottage. area putri duyung ini private maka dipastikan orang yang ada di sini adalah tamu.

di seberang cottage terdapat pantai, namun tidak landai, jadi hanya bisa untuk duduk duduk di pembatas daratan. jadi cuma sekedar menikmat pemandangan laut. atau bisa juga nongkrong di cafe/restaurant-nya