penghalang parkir

28 August, 2016 § Leave a comment

mendengar cerita kalau ada orang yang memasang pot pot besar di depan rumahnya, dengan tujuan supaya tidak ada mobil yang parkir di situ.

dari sisi etis ga etis, kalau di dalam kompleks atau lingkungan perumahan, tentu tidak etis memarkir mobil di depan rumah orang. apalagi kalau ternyata jalannya sempit yang muat mobil papasanan itu mepet.

tapi di beberapa lingkungan jalanan yang lebih umum pun, banyak penghalang parkir seperti pot bunga, cone, atau bahkan beton ber-rantai diletakkan di jalanan untuk menghalangi orang parkir.

beton berantai

beton berantai penghalang parkir

cone

cone

dari segi estetika pun, penghalang jalan ini bikin tidak sedap dipandang mata, dan menaruh penghalang-penghalang parkir ini justru mempersempit jalanan.

tapi ya itu, karena orang sini memang kebanyakan tidak ada sopan santunnya memarkir. apapun diparikirin, tidak peduli kalau dia bikin jalan jadi sempit dan macet, atau menghalangi kendaraan untuk keluar masuk.
atau ga ada otaknya, jika di depan pagar sebuah rumah dipasangi tulisan dilarang parkir di depan pagar, eh malah parkirnya di sisi seberangnya.

dan juga biasanya di tempat umum, sudah dipasang rambu dilarang parkir, tapi tetap saja markir di sana.

 

 

menutup jalan

18 August, 2016 § Leave a comment

dalam urusan menutup jalan, kalau mau diadakan riset/sensus, mungkin orang jakarta masuk peringkat pertama dalam hal ini. 

ketika kendurian, ibadah, acara tingkat RT sampai tingkat kenegaraan. pokoknya: tutup jalan. 

sudahlah nutup jalan,  pengaturan,  koordinasi,  informasi -itu pun kalau ada – sangatlah tidak memadai.
orang sudah keburu terjebak kemacetan yg dikarenakan penutupan jalan yg dilakukan. 

untuk tingkat RT,  penutupan jalan karena kendurian,  biasanya dilandasi penekanan biaya. pernah terdengar kabar kalau ahok mengijinkan balai kelurahan untuk dijadikan lokasi kendurian, tapi entah pelaksanaannya bagaimana.

dan di lingkungan RT di jakarta sudah sangat susah ada lapangan terbuka (yg merupakan fasus/fasum).
semua tanah kosong sudah berubah jadi rumah atau minimal lahannya dilingkupi pagar.

di hari kemerdekaan 17 agustusan adalah hari terparah karena tiap RT mengkapling jalanan untuk dijadikan acara lomba. tidak ada koordinasi, walhasil warga yg hendak beraktivitas tidak bisa keluar lingkungan,  karena semua jalanan ditutup. 

‘beruntung’ bagi yang tinggal bukan dipemukiman padat,  anda sedikit terbebas dari masalah ini

Taman Ismail Marzuki

26 July, 2016 § 2 Comments

Taman Ismail Marzuki ini adalah lokasi mashup.
secara judul, Taman Ismail Marzuki ini adalah pusat kesenian dan kebudayaan, karena di sini ada gedung teater pertunjukan, dan balai pameran. tapi ada juga beberapa gedung lagi yang diluar kesenian, antara lain Planetarium, dan kampus Institut Kesenian Jakarta, dan di ujung luar ada pemadam kebakaran.

jika orang baru kali ini masuk ke dalam lingkungannya, bisa dibilang buta arah. tidak ada petunjuk yang deskriptif, gedung ini untuk apa dan apa isinya.

nyaris semua bangunan di lingkungan TIM ini sudah uzur, beberapa sudah ada yang direnovasi, namun ada juga yang tetap bentuknya tidak mengalami perubahan.

salah satu gedung yang merupakan renovasi terbaru adalah gedung Teater Jakarta

Teater Jakarta

Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki

sebagai pusat seni, bermacam-macam kegiatan aktivitas berkesenian banyak dilakukan, salah satunya adalah latihan menari

 

E-toll card

8 July, 2016 § 1 Comment

Selama ini cuma dengar orang-orang cerita betapa macam macamnya kelakuan pengemudi terkait gto (gerbang tol otomatis) sampai akhirnya gue menjadi saksi mata ketololan mereka. 

salah satunya adalah peduli setan ini gerbang tol apa ada kuning kuning perboden, bablas masuk aja,  toh lebih kosong dari lajur lain. 

gerbang tol otomatis

akhirnya,  antara mereka bingung trus pasang gigi reverse, atau turun trus minta tolong pengemudi di belakangnya.

ada satu cerita ajaib soal pembablas gto ini,  yaitu mencoba memasukkan uang kertas ke celah keluarnya struk.  

salah satu yg paling ekstrim yang pernah gue liat sendiri adalah,  dari jalur paling kanan patah 90° ke kiri melewati beberapa entrance gto ke lajur entrance pembayaran biasa.

dan ekstrim berikutnya adalah ketika masuk ke exit yang semua loketnya adalah gto,  mereka malah mutar balik melawan arah!  gila

note: postingan ini dalam rangka #julingeblog

rute bus kecil transjakarta

4 July, 2016 § 2 Comments

beberapa waktu ini gue mengconvert menjadi pengguna bus transjakarta

jembatan penyeberangan antar koridor/halte

jembatan penyeberangan antar koridor/halte

 

sebagai pengguna newbie angkutan umum ini, tentu saja andalan gue adalah bertanya, bertanya dan bertanya. walaupun belum tentu mendapatkan jawaban yang gue inginkan.

perjalanan pertama adalah mencari tahu bus transjakarta mana yang bisa gue naikin untuk ke arah kuningan.
gue tau ada bus dukuh atas ke ragunan yang melewati kuningan.

tapi gue sering lihat ada bus transjakarta baik yang kecil maupun yang besar lewat di taman menteng menuju kuningan.

setelah browsing browsing, dapat info kalau per april 2016 ada 17 rute baru, tapi gue ga nemu rute yang lewat taman menteng ini.

tapi ya kalo ga dicoba, ya ga tau.

maka akhirnya gue menunggu di halte penumpan, dan dengan pedenya langsung naik ketika bus itu berhenti,
ragu, bayarnya gimana, gue nyiapin cash dan flazz card bca.
ketika gue sodorin cash, diterima, trus disimulasikan bahwa pembayaran gue ini pake flazz bca (punya petugasnya).

petualangan berlanjut, ketika gue harus ke arah kebayoran lama.
hasil dari browsing, kemungkinan gue bisa naik yang ke arah pondok indah. cuma pertanyaannya dari kuningan kaya’nya engga ada, jadi gue harus transit.
tapi transitpun juga ga tau di mana, karena banyak banget titik-titik transitnya.

akhirnya, kembali dengan kepedean sebelumnya, dari gatot subroto naik aja ke arah semanggi,
sampai di semanggi, keluar halte, astaga jauuuh aja ya jalan kakinya ke halte bendhil,

kalau kata isman, ini adalah cara pemda dki menyehatkan warganya :D

dari bendhil, barulah bertanya ke petugas loket, apakah ada bus yang menuju ke arah pondok indah.
ternyata ada, jurusannya harmoniciputat.
okeh, setelah menuggu, datang juga yang ke ciputat. dan gue pastiin lagi kalau itu menuju arah pondok indah.

tapi apa nyana, ternyata bus ini tidak melewati jalan arteri! sementara gue butuh ke arah mall gandaria city.
terlebih lagi, bus ini ternyata lewat jalan-jalan kecil seperti jalan radio dalam yang muacuednya ga keruan.
akhirnya gue tanya apa boleh turun, dan dijawab untuk menunggu sampai halte pengumpan.
tapi karena macet maka bergeraknya minim banget, akhirnya gue diperbolehkan turun sebelum waktunya.

perjalan berikutnya adalah kembali gue harus ke arah kebayoran lama, tapi kali ini gue mau naik dari grorol, karena rute yang benar untuk bisa ke kebayoran lama adalah rute harmonilebak bulus. melewati grogol.

tapi apanyana, gue salah halte, gue naik dari halte jembatan besi. untungnya bus yang lewat ini menuju grogol.
dari grogol kembali harus berjalan kaki yang lumayan jauh ke halte grogol satunya lagi.
dari sini rute perjalanan lumayan panjang, karena harfiah :D, melewati jalan panjang. hehhe

nah, ketika turun di kebayoran lama, gue melihat ada bus tj kecil. rutenya terlihat kebayoran lamagrogol.
gue samperin petugasnya, untuk menanyakan rutenya lewat mana, ternyata lewat palmerah dan slipi. wah pas banget, dari pada berlama-lama lewat jalan panjang.

nah sampai saat ini, rute rute yang tadi ga berhasil gue temuin via google.

note: postingan ini dalam rangka #julingeblog

bioskop 21 cineplex blok m plaza

5 May, 2016 § Leave a comment

akhir april kemarin ternyata sudah susah menemukan bioskop yg menayangkan batman v superman di seputaran jakarta, cuma tinggal satu satunya yaitu di blok m plaza.

sudah lama juga, mungkin ada dua tahun lebih tidak menginjakkan kaki di sana.

sampai di sana, langsung menuju bioskop. masih ada sejam sebelum tayang, pas liat pilihan bangku, lho banyak juga yg nonton. padahal di bayangan gue, harusnya sudah ga banyak, karena selain banyak review negatif soal filmnya, dan ini sudah beberapa minggu tayang.

ketika masuk studio,  wuah benar juga,  nyaris full studionya.
sembari menunggu film diputar, gue merasakan koq air conditioningnya ga terasa dingin.  padahal orang rame di dalam studio.

dan ternyata sound systemnya biasa aja, haduuuh,
yah ginilah nasib penonton telat.

jebakan betmen cideng

15 October, 2015 § 1 Comment

seumur umur cideng inilah lokasi yang paling sering gue kena jebakan betmen dari polantas sana.

jadi, pada hari minggu ku weekday gue dan ran pergi ke kota. karena cuma berdua, di bawah jam 10 pagi, dari sarinah ga berani ngambil thamrin yang sedang 3-in-1. sehingga mencoba ngambil rute tanah abang nanti belok ke gajah mada entah di cideng atau di hasyim ashari.

menjelang perempatan cideng barulah gue tersadar kalau lalu lintas pagi di sana itu semua mengarah dari arah tomang, jadi jalurnya semua mengarah ke harmoni, (kecuali jalur lambat depan RS tarakan).

dan gue udah terlambat sadar, plus agak panik ngeliat segerombolan polantas udah masang gigi taringnya untuk menerkam mangsa siap-siap nyetopin.

di persimpangan cideng, rs tarakan ini seinget gue ga ada rambu yang melarang motong lalu lintas, apalagi lampu lalin-nya kuning-kuning doang, bukan lampu merah.

jebakan betmen

jebakan betmen

tapi ya gue ragu, akhirnya malah gue muter balik ke kanan mau balik lagi ke tanah abang. dan langsung deh disuruh minggir.

pret

petugasnya bilang, gue ga boleh muter di situ, tapi ya logika gue, lalu lintas semua mengarah ke harmoni, harusnya bisa dong muter balik di jembatan situ. tapi ya gue diem aja. malas ngomong apa-apa.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,129 other followers