maling ga mau dimaling

16 May, 2012 § Leave a comment

sebagian besar pedagang kaki lima ternyata ga menyadari bahwa itu mereka merampas hak-hak para pejalan kaki.

para pedagang kaki lima ini membuat warungnya / atau menaruh barang dagangannya di trotoar, sehingga pejalan kaki yang mau lewat malah harus turun dari trotoar ke jalanan karena ga bisa lewat.

nah yang lucu, udah mereka merampas hak pejalan kaki, tapi mereka gak mau space mereka dijajah oleh pengendara motor yang naik ke trotoar (karena macet).

kalau mau contoh, lewat aja ke jalan kyai haji wahid hasyim antara sarinah dan tanah abang. ada penjual kerdus, warung kaki lima, parkiran mobil, ‘gudang’ sementara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading maling ga mau dimaling at Jakarta's byte bite.

meta

%d bloggers like this: