semen cor di aspal

13 October, 2006 § 2 Comments

dideket karet dari arah pejompongan menuju casablanca, banyak banget tumpahan semen cor yang tertumpah di jalanan. ketika mengering maka akan sangat tidak mengenakkan untuk pengemudi motor, karena selain membikin kagok, juga bergerinjal.
karena kagok, bisa saja pengemudi motor mengambil manuver menghindar dari cor tersebut, sehingga membahayakan dirinya maupun pengguna jalan lainnya.

semen cor yang dimaksud disini adalah semen yang biasa dibawa oleh truk pengolah semen, untuk mencor sebuah bangunan. semen tersebut telah bercampur batu krikil

tadi pagi melihat petugas armageddon, (^_~) maksudnya petugas SOR sedang berusaha membersihkan tumpahan semen cor tersebut di jembatan layang pejompongan. kasian khan kalo udah kering, gimana cara ngebersihinnya.

pengadaian petugas SOR sebagai petugas armageddon, karena di film armageddon, astronot nya mengunakan seragam oranye yang mirip dengan petugas SOR (^_^)v
petugas SOR adalah petugas kebersihan yang menyapu & membersihkan jalan

nah sekarang, jadi tanggung jawab siapa nih atas tumpahnya semen tersebut? tanggung jawab spir pengangkut semen (dan/atau keneknya), atau tanggung jawab managemen pembangunan gedung (disekitar karet) atau tanggung jawab petugas SOR

note: di dekat persimpangan merdeka selatan(?) dengan jalan menuju sabang ada gundukan cetakan semen didekat gedung antara, yang sangat tinggi tonjolannya dibanding aspal sekitar. hal ini sangat membahayakan, buat motor maupun buat mobil. nah kaya’ gini tanggung jawab siapa pulak nih? :(

Advertisements

§ 2 Responses to semen cor di aspal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading semen cor di aspal at Jakarta's byte bite.

meta

%d bloggers like this: